Bedug Ijo Mangunsari
Kelestarian sebuah bedug hingga kini masih tetap terjaga. Walaupun sudah ada alat lain yang lebih Modern. Bedug masih digunakan sebagai alat panggilan atau tanda tanda waktu shalat telah tiba. Bedug raksasa ini hasil karya K.H Achmad Sabri, Tinggarjaya Jati Lawang, Purwokerto. Bedug tersebut, memiliki panjang 310 meter, berdiameter 186 cm ( pada bagian belakang dan depan ), berdiameter 220 cm ( pada bagian tengah ), keliling 186 cm.
Sejarah pembuatan Bedug raksasa inipun sangat luar biasa, karena selama pembuatan berlangsung, pembuat (tukang) haruslah dalam keadaan berpuasa. Bedug ini dibuat dari kayu Waru pada 20 Sa’ban 1412 H. Sedangkan alat pemukul bedug atau tongkat bedug adalah pemberian dari sultan Hasanah Baulqiyah, Brunai Darussalam.
No comments:
Post a Comment